Bupati Resmikan Program Pamsimas III Tahun 2019
Tanggal : 08 December 2019 By. admin

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Mura, melakukan peresmian dan serah serah terima fisik program Pamsimas III tahun 2019 dari Pemkab Mura, oleh Bupati Mura, H Hendra Gunawan ke Pemerintah Desa, Kamis (5/12) di Desa U1 Pagarsari Kecamatan Purwodadi. Persemian tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti dan juga pemotongan pita. 
 
Turut hadir dalam peresmian tersebut, Kepala Disperkim Mura, H Nito Mapilindo, Camat Purwodadi, Irwansyah, Kepala Desa U1 Pagarsari, Rusmanto, Sekretaris Bappeda Mura, H Fatebone Hidayat, dan jajaran pejabat Pemkab Mura dan empat kades lainnya yang menerima program Pamsimas III tahun 2019. 
 
Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan mengatakan kedepan semua masyarakat Kabupaten Mura harus masuk dan mendapat suplai air bersih. Meski dengan anggaran yang kecil, namun porsinya akan terus ditingkatkan. Karena air bersih menjadi kebutuhan pokok masyarakat untuk dikembangkan. Bupati juga berharap, agar ppembangunan yang sudah dilaksanakan bisa dijaga dengan baik. Bahkan diharapkan Dana Desa (DD) bisa berperan aktif dalam program air bersih. Hal itupun tidak mebyalahi aturan. 

"Saya meminta agar Kades bisa membentuk organisasi, sehingga bisa menjadi petugas untuk merawat bangunan dan fasilitas yang ada bersama masyarakat sehingga akan timbul rasa memiliki. Program ini akan terus kita lanjutkan, karena kita ingin seluruh masyarakat bisa mendapat air bersih. Karena dengan air ini generasi kedepan akan semakin baik kesehatan dan kebersihannya," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Disperkim Mura, H Nito Maphilindo mengatakan, program Pamsimas Kabupaten Mura sudah berjalan sejak 2008 yang sudah mengakses atau melayani 115 desa, yang merupakan kolaborasi antara dana Pemeritah Daerah dengan Pemerintah Pusat. Kemudian pada di 2019 ini, program Pamsimas Ill juga melayani sebanyak 25 desa baru, dengan rincian 20 desa didanai oleh APBN dengan anggaran sebesar Rp2.940.000.000, dan 5 desa didanai oleh APBD dengan anggaran sebesar Rp735.000.000.

Dikatakannya, program Pamsimasini juga merupakan program berkelanjutan dan tidak hanya melayani desa-desa yang belum mendapatkan akses air bersih, melainkan juga melayani desa-desa yang sarananya sudah rusak dan layanannya berkurang. Bahkan di 2019 ini, program Pamsimas juga memperbaiki sarana air minum yang sudah dibangun sebanyak 22 desa yang terdiri dari 11 desa yang didanai APBN sebesar Rp1.715.000.000. 

"Selain itu juga memperbaiki sarana air bersih yang ada di 11 desa yang didanai APBD dengan anggaran sebesar Rp1.715.000.000, melalui Program Hibah Khusus Pamsimas (HKP). Sehingga sarana yang sudah terbangun dapat berfungsi kembali dan dapat menambah layanan air bersih untuk masyarakat sampai 100 persen," pungkasnya.